GAMEFINITY.ID, Tangerang Selatan – RRQ Hoshi kembali harus menerima hasil mengecewakan di MPL Indonesia Season 18. Setelah melewati delapan pekan pertandingan, RRQ gagal playoff untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Kepastian tersebut didapat setelah RRQ menelan kekalahan dari Team Liquid ID dan ONIC Esports pada Week 8. Hasil ini membuat Sang Raja tidak lagi memiliki peluang untuk mengejar posisi enam besar klasemen.
Hingga Week 8, RRQ hanya mengumpulkan tiga kemenangan dari 14 pertandingan. Catatan tersebut menjadi sorotan mengingat RRQ dikenal sebagai salah satu tim besar dalam kompetisi Mobile Legends Indonesia.
Lantas, apa saja faktor yang menjadi sorotan setelah RRQ gagal playoff MPL ID S18?
1. Performa RRQ Hoshi yang Belum Konsisten membuat RRQ Gagal Playoffs

Perjalanan RRQ Hoshi di MPL ID Season 18 sudah menghadapi tantangan sejak pekan pertama. RRQ mengawali musim dengan kekalahan 0-2 dari EVOS dalam pertandingan El Clasico.
Setelah itu, Sang Raja sempat menunjukkan perkembangan, tetapi belum mampu mempertahankan hasil positif secara konsisten.
Sepanjang paruh pertama Regular Season, RRQ hanya berhasil meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan keluar dari papan bawah klasemen.
Performa yang belum konsisten menjadi salah satu sorotan setelah RRQ gagal playoff MPL ID S18. Bahkan ketika memasuki paruh kedua musim, RRQ masih kesulitan mengumpulkan kemenangan untuk bersaing memperebutkan posisi enam besar.
Konsistensi permainan menjadi aspek yang perlu dievaluasi, terutama dalam menghadapi pertandingan penting dan mempertahankan performa dari satu pekan ke pekan berikutnya.
2. Pergantian Pemain Belum Memberikan Hasil Maksimal
Salah satu hal yang menarik perhatian sepanjang MPL ID S18 adalah perubahan komposisi pemain RRQ Hoshi.
Tim berjuluk Sang Raja ini mencoba beberapa kombinasi pemain, termasuk pada posisi jungler dan gold laner.
Faviannn dan DemonKite menjadi bagian dari pilihan di posisi jungler, sementara Habil dan Arthur tersedia untuk mengisi gold lane.
Perubahan tersebut menunjukkan adanya upaya RRQ untuk mencari komposisi yang paling sesuai dengan kebutuhan pertandingan.
Namun, pergantian pemain juga membutuhkan penyesuaian, terutama dalam membangun komunikasi, pembagian tugas, serta koordinasi ketika menghadapi lawan.
Setelah RRQ gagal playoff, perubahan komposisi pemain menjadi salah satu aspek yang layak dievaluasi. Meski demikian, pergantian roster tidak bisa langsung dianggap sebagai penyebab utama kegagalan tim.
Diperlukan evaluasi lebih jauh terhadap performa setiap kombinasi pemain dan strategi yang digunakan sepanjang musim.
3. RRQ Gagal Playoff Setelah Dua Kekalahan di Week 8

Week 8 menjadi salah satu momen paling menentukan bagi perjalanan RRQ Hoshi di MPL ID S18.
RRQ lebih dulu menghadapi Team Liquid ID pada 9 Oktober 2026. Sayangnya, pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan 0-2.
Setelah itu, RRQ kembali menghadapi tantangan berat ketika bertemu ONIC Esports dalam Royal Derby pada 11 Oktober 2026.
Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, RRQ berhasil memberikan perlawanan hingga game ketiga. Namun, ONIC akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.
Dua kekalahan tersebut memastikan RRQ gagal playoff MPL ID S18 secara matematis, meskipun Regular Season masih menyisakan satu pekan pertandingan.
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kegagalan RRQ mencapai playoff menjadi tiga musim berturut-turut, sejak Season 16 hingga Season 18.
Apa yang Perlu Dievaluasi RRQ Hoshi untuk Musim Berikutnya?
Kegagalan RRQ Hoshi di MPL ID S18 menjadi momentum penting bagi tim untuk mengevaluasi performa secara menyeluruh.
Setelah RRQ gagal playoff untuk ketiga kalinya secara beruntun, konsistensi permainan, efektivitas strategi, serta pemilihan komposisi pemain menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan menjelang musim berikutnya.
RRQ juga masih memiliki pertandingan melawan NAVI dan Geek Fam pada Week 9. Meski hasilnya tidak lagi memengaruhi peluang lolos playoff, kedua pertandingan tersebut tetap menjadi kesempatan untuk menutup musim dengan penampilan yang lebih baik.
Dengan kegagalan tiga musim berturut-turut, RRQ tentu menghadapi tantangan besar untuk kembali bersaing di papan atas MPL Indonesia.
Menurut Gfers, apa yang paling perlu dibenahi RRQ Hoshi agar bisa bangkit pada MPL ID Season 19?
Simak berita terbaru lainnya seputar game, esports, anime, dan pop culture di Gamefinity! Kamu juga bisa top up game favorit kamu serta dapatkan kuota game eksklusif di Gamefinity! Jangan lupa follow untuk update konten harian Gamefinity melalui media sosial resmi kami di Facebook, Instagram, atau Tiktok.
Post Terkait:



