GAMEFINITY, Jakarta – Single NewJeans kembali merilis Single Album bertajuk “How Sweet” dengan Title Track berjudul yang sama dan lagu Pre-Release “Bubble Gum”. Di tengah perseteruan antara Label yang menaunginya, ADOR dan perusahaan utamanya, HYBE Labels, grup ini mencetak pendengar terbanyak di 2024.
Pelantun lagu “Super Shy” kembali mengeluarkan lagu baru “How Sweet” pada 24 Mei. Hanya dalam satu jam, lagu tersebut dapat menarik 37,069 pendengar unik di Melon, Platform Streaming musik milik Korea Selatan. Sekaligus menjadi pendengar terbanyak di 2024.
Selain itu, Track ini juga berhasil menduduki posisi 7 di “Melon Top 100” dalam dua jam. Sementara itu, “Bubble Gum” menempati posisi ke-14. Dapat dikatakan sebuah kesuksesan untuk Girl Group yang saat ini agensinya sedang dalam perseteruan.
Single NewJeans “How Sweet” yang Sejalan Secara Tak Langsung

“How Sweet” memiliki arti seseorang yang terlepas dari hubungan Toxic. NewJeans bahkan menyebutkannya dengan lantang dalam liriknya “Toxic Lover”. Mereka sudah tak peduli lagi dengan pacarnya yang Red Flag dan merasakan manisnya hidup.
Di samping itu, video musiknya memperlihatkan mereka menari hip-hop di tengah jalan. Minji, Danielle, Haerin, Hani, dan Hyein berjalan-jalan tanpa tujuan setelah mobil mereka rusak dan terjebak di tempat antah berantah.
Baca juga:
Kelima anggota menunjukkan kebebasan mereka dengan perjalanan tersebut. Mobil yang rusak menggambarkan hubungan mereka yang hancur dan Member NewJeans memilih untuk keluar dari sana.
Lagu ini sendiri memang ditampilkan dengan gaya Hip-Hop dan aliran Miami Bass. NewJeans juga memberikan penampilan Trendi dengan konsep tahun 2000, seperti yang biasa mereka lakukan.
Kontroversi Setelah Perilisan Lagu “How Sweet”

Setelah dua jam perilisan lagu “How Sweet”, ada sebuah video yang langsung viral dan menjadi kontroversi. Video yang diunggah ke YouTube tersebut menunjukkan kesamaan antara lagu tersebut dengan “Summer Love” milik grup Midnight Fusic dan “F.U.I.L.Y” milik Karencitta.
Usut punya usut, ternyata Seorang Original Poster (OP) mengungkapkan di platform DC Inside bahwa ialah yang mengunggah video tersebut. Ia mengaku bahwa dirinya terpacu setelah mendengar Min Hee-Jin (CEO ADOR) mengatakan bahwa K-pop tidak boleh sama.
Hal lebih menarik adalah DC Inside dikenal sebagai situs web yang pro dan bias ke HYBE Labels. Pada awalnya Bunnies (Fandom NewJeans) dan Netizen berspekulasi bahwa Agensi yang menaungi BTS tersebut merupakan dalang dibalik video tersebut. Namun, bukan dari Staff HYBE sendiri, tetapi dari penggemarnya.
Post Terkait:

