Analisis Gameplay Nino sebagai EXP Laner

Felixbridicthus Haulussy, 26 Agustus 2024

Analisis Gameplay Nino sebagai EXP LanerEsports
Banner Ads

GAMEFINITY, Jakarta – Alter Ego memindahkan posisi Nino yang awalnya gold laner menjadi EXP Laner. Tentu ini bukanlah hal yang mudah. Perpindahan ini menandakan bahwa Nino yang biasanya bermain sebagai damage dealer, harus menjadi orang yang berani inisiasi dan bukan bersih-bersih. Gmin akan melakukan Analisis Gameplay Nino sebagai EXP Laner baru Alter Ego.

Nino dikenal sebagai pemain yang cukup ganas saat bermain di gold lane. Dirinya bahkan beberapa kali bisa mengalahkan Skylar yang dikenal sebagai gold laner yang diakui oleh dunia. Namun, bisa dibilang bahwa pasti ada alasan kenapa Alter Ego memilih dirinya sebagai pengganti PAI di EXP Laner.

Baca juga:

Mungkin salah satu alasannya sempat diungkapkan oleh Mas Ade, karena Nino dianggap terlalu peduli dengan rekan setim saat teamfight, sehingga dirinya akan lebih cocok dijadikan EXP Laner. Belum lagi Nino memang memiliki basic sebagai EXP laner, hingga memiliki hero pool Fighter yang cukup luas, bahkan untuk dimainkan di posisi gold lane.

Bagi Mas Ade, tipikal Nino dalam bermain akan lebih cocok untuk mengisi role EXP lane. karena Nino juga cukup vokal dalam melakukan comms saat terjadi teamfight.

“Dari kapan saya sudah bilang Nino ini lebih baik di EXP kalau mainnya berisik . Intinya kalau kamu tipikal orang yang peduli dengan teman ketika bermain, lebih baik main EXP aja. Apalagi dia basic-nya kan di EXP dulu,” ucap Mas Ade dalam streaming-nya.

“Kalau kamu main gold lane tetapi masih peduli dengan teman, kayaknya kurang cocok deh. Gold lane itu harus egois guys karena kamu yang pegang damage. Bukan egois ingin menang sendiri ya, tapi egois dalam arti lebih cuek dengan situasi kalau tidak bisa join karena kita tahu situasinya seperti apa,” tuturnya.

Analisis gameplay Nino sebagai EXP Laner

Analisis Gameplay Nino sebagai EXP Laner

Analisis gameplay Nino sebagai EXP Laner bisa dimulai dari pertandingan Alter Ego melawan Geek Fam yang dimenangkan oleh Alter Ego. Nino menggunakan Hylos pada game pertama, Terizla pada game kedua, dan game terakhir menggunakan Ruby.

Hylos Nino bermain dengan baik dan berhasil menjadi badan tim yang sangat baik, dengan HP (Health Point) yang banyak membuatnya bisa menerima damage musuh dengan banyak. Namun hal tersebut masih belum cukup untuk Alter Ego berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

Pada game kedua, Nino bermain menggunakan Terizla. Terizla dari Nino tidak terlalu bersinar dan sepertinya masih harus melakukan banyak latihan, karena beberapa kali Nino terlihat ragu saat ingin melakukan inisiasi. Namun, dirinya tetap berhasil melakukan beberapa inisiasi yang membuktikan bahwa dirinya pantas di EXP Lane. Bahkan Nino tidak mendapat kill sama sekali pada game kedua walaupun berhasil menabung assist sampai 9.

Game ketiga, Nino menggunakan Ruby dan berhasil melakukan beberapa inisiasi dengan kombo ultimate + flicker yang terkenal meresahkan lawan. Walaupun inisiasi yang dibuat Nino pada menit ke-9, Geek Fam memang sempat bisa mengembalikan inisiasi tersebut menjadi malapetaka bagi Alter Ego

Analisis gameplay Nino sebagai Exp Laner Alter Ego yang terakhir adalah pada saat Nino melakukan inisiasi saat ingin melakukan kontes lord pada menit 17. Dengan inisiasi yang matang dari Nino dan teman-teman yang lebih siap, Nino berhasil membuat inisiasi yang memenangkan peperangan sekaligus memenangkan pertandingan.

Temukan berita terkini lainnya di Gamefinity! Ikuti juga Facebook, Instagram, dan Tiktok untuk update terbaru. Jangan lupa untuk top up game lebih mudah menggunakan QRIS di Gamefinity

author avatar
Felixbridicthus Haulussy
Anak kecil berumur 15 tahun yang terjebak di tubuh orang dewasa.
Share Artikel:
Banner Ads

Post Terkait: