GAMEFINITY.ID, Jakarta – Baru-baru ini, Vinland Saga disensor di China, menghasilkan perubahan yang mengundang tawa. Vinland Saga adalah sebuah seri manga sejarah Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Makoto Yukimura.
Manga ini pertama kali dipublikasikan oleh Kodansha dan memulai serialisasinya di majalah Weekly Shōnen Magazine sebelum pindah ke majalah Monthly Afternoon. Seri ini telah dikumpulkan dalam 27 volume tankōbon hingga Juni 2023.
Anime Vinland Saga telah mencapai musim kedua, yang tayang perdana pada 9 Januari 2023 di Jepang dan tersedia di platform streaming seperti Netflix dan Crunchyroll di luar Jepang.
Alur Cerita Vinland Saga

Vinland Saga mengikuti kisah Thorfinn, seorang anak yang bercita-cita menemukan tanah barat yang subur dan damai yang disebut Vinland, seperti yang diceritakan oleh Leif Ericson.
Namun, mimpinya hancur ketika keluarganya dibantai oleh para Viking. Thorfinn kemudian tumbuh sebagai prajurit tangguh dengan tujuan membalas dendam kepada pemimpin kelompok Viking, Askeladd, yang membunuh ayahnya.
Vinland Saga Disensor di China: Mengapa dan Bagaimana?

China terkenal dengan kebijakan sensor yang ketat terhadap media, termasuk anime dan manga. Media di China dikelola oleh National Radio and Television Administration (NRTA) yang memiliki sistem penilaian ketat: konten harus cocok untuk semua penonton atau sepenuhnya ditolak.
Proses persetujuannya seringkali bersifat arbitrer, tidak jelas, atau rahasia, membuatnya sulit diprediksi.
Baru-baru ini, Vinland Saga menjadi korban sensor di China yang mengubah konten agar lebih “ramah keluarga.”
Baca juga:
Anime Vinland Saga Setelah disensor
Dalam sebuah adegan di musim kedua, Olmar terlihat berbicara dengan Arnheid di sebuah kamar. Dalam versi aslinya, Arnheid tampak telanjang tapi menutupi dirinya dengan selimut.
Namun, dalam episode yang tayang di China, Arnheid sepenuhnya dihilangkan dari adegan tersebut, membuat pemirsa bertanya-tanya dengan siapa sebenarnya Olmar berbicara.
Vinland Saga Disensor Jadi Mengundang Tawa
https://t.co/ivPOFzdjOJ pic.twitter.com/Z7BCmkIcqz
— Dan Naturals (@DanNaturals_) May 24, 2024
Fans anime tentu saja tidak tinggal diam. Mereka mengambil kesempatan ini untuk membuat berbagai meme tentang sensor yang aneh ini.
Baca juga:
Ini bukan pertama kalinya sensor di China membuat kejadian yang mengundang tawa. Misalnya, darah dalam anime sering disensor dengan mengubah warnanya menjadi putih, menghasilkan konten yang lebih menggelikan.
Giggling because this looks like a template and i can put whatever i want in it now https://t.co/WuBLupOOd8 pic.twitter.com/ayu4gEKdAX
— eiiko (@eiikomae) May 24, 2024
Meski ada kemungkinan bahwa tangkapan layar yang menunjukkan sensor ini tidak asli, banyak fans yang yakin bahwa adegan tersebut benar-benar berasal dari siaran TV di China.
Ini mengingatkan pada kasus sebelumnya seperti sensor Demon Slayer dan Higurashi When They Cry yang akhirnya terbukti salah. Namun, peraturan ketat di China selalu memungkinkan adanya sensor semacam ini.
Vinland Saga adalah salah satu anime dengan cerita dan animasi yang luar biasa, namun sensor di China telah membuat beberapa adegannya tampak aneh dan tidak masuk akal.
Meskipun demikian, komunitas penggemar anime selalu menemukan cara untuk mengambil sisi lucu dari situasi ini.
Mereka tidak hanya menikmati anime tetapi juga menciptakan konten yang menghibur dari keanehan sensor tersebut.
Buat Gfers yang ingin menikmati Vinland Saga tanpa sensor, platform seperti Netflix dan Crunchyroll menyediakan versi asli yang dapat dinikmati di luar China.
Tetaplah menikmati petualangan epik Thorfinn dalam pencariannya menuju Vinland yang damai.
Temukan artikel lainnya dari Zeinal Wujud! Ikuti Gamefinity di Facebook, Instagram dan TikTok untuk update terbaru.
Jangan lupa top up game lebih mudah pakai QRIS hanya di Gamefinity!
Post Terkait:


