GAMEFINITY, Jakarta – Douma adalah Iblis Bulan Atas (Upper Moon) 2 di Demon Slayer. Salah satu hal yang unik dari Douma adalah kebiasaannya memakan wanita. Namun, ada banyak fakta menarik di baliknya, mulai dari kehidupannya sebelum menjadi iblis hingga saat ia menjadi salah satu dari enam Iblis Bulan Atas.
Ada 6 Iblis Bulan Atas, yaitu Daki dan Gyutaro yang digantikan oleh Kaigaku, Gyokko, Hantengu yang digantikan oleh Nakime, Akaza, Douma, dan Kokushibo. Kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang Douma, yang berada di posisi kedua.
Douma, Iblis dengan Kehidupan yang Membosankan
Berbeda dengan iblis lainnya, kisah hidup Douma tidaklah menyedihkan. Ia memiliki kebiasaan aneh dengan sifat yang ceria, tetapi juga menyebalkan.
-
Dewa dari Kultus Eternal Paradise Faith
Sejak masih menjadi manusia, Douma sudah hidup nyaman sebagai “dewa” dari sebuah kultus bernama Eternal Paradise Faith (Iman Surga Abadi). Di sana, ia memberikan saran kepada para pengikutnya mengenai keuangan, status, dan percintaan.
Namun, di mata Douma, manusia adalah makhluk yang menyedihkan dan bodoh. Ia sering merasa kasihan kepada mereka, meskipun sebenarnya ia tidak memiliki rasa empati dan tidak memahami konsep emosi.
-
Penampilan Douma yang Menarik

Douma memiliki mata yang berwarna-warni sejak lahir, sehingga penampilan matanya bukan hasil perubahan fisik setelah menjadi iblis. Mata tersebut dapat berubah warna sesuai dengan pencahayaan.
Dibandingkan dengan Kokushibo atau Gyokko, Douma terlihat lebih seperti manusia biasa, mungkin karena hubungannya yang lebih erat dengan manusia.
Baca juga:
-
Douma Menjadi Iblis Tanpa Alasan
Kibutsuji Muzan bertemu dengan Douma saat usianya 20 tahun. Muzan memberikannya darah untuk mengubahnya menjadi iblis.
Sebenarnya, tidak ada alasan khusus mengapa Douma berubah menjadi iblis. Karena itu, ia tidak terlalu disukai oleh Muzan karena Douma tidak memiliki rasa takut dan hormat kepada tuannya.
-
Memakan Dua Wanita Kesayangan Inosuke

Shinobu Kocho dan Kotoha Hashibira adalah dua perempuan yang dimakan oleh Douma. Douma dikenal suka memakan wanita, terutama wanita muda. Ia percaya bahwa daging wanita muda memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih enak.
Douma memakan ibu Inosuke, yaitu Kotoha Hashibira. Awalnya, ia tidak berniat memakan Kotoha, tetapi karena Kotoha memergoki Douma memakan anggota kultusnya, ia melarikan diri dan akhirnya dimakan oleh Douma.
Inosuke juga sangat menurut kepada Shinobu Kocho, sang Pilar Serangga. Dalam Infinity Castle Arc, Shinobu memang berencana untuk dimakan oleh Douma sebagai bagian dari strateginya.
Baca juga:
-
Melemah Karena Teracuni oleh Shinobu
Inosuke, Kanao Tsuyuri, dan Shinobu bekerja sama untuk melawan Iblis Bulan Atas 2 ini. Sang Pilar Serangga telah merencanakan hal ini sejak lama, tepatnya setelah kakaknya, Kanae, terbunuh oleh Douma.
Ketika Douma menyerap tubuh Shinobu, tak lama setelah itu tubuhnya mulai meleleh. Pada momen inilah Kanao dan Inosuke berhasil memenggal kepala Douma bersamaan.
-
Blood Demon Art Douma adalah Es

Blood Demon Art milik Douma adalah Cryokinesis, yang memungkinkan dirinya menciptakan dan mengendalikan es dari daging dan darahnya sendiri.
Kemampuannya ini dapat membuat ruangan menjadi sangat dingin, bahkan mampu membekukan udara di sekitarnya. Manusia yang menghirup udara tersebut akan mengalami kerusakan pada paru-parunya.
Post Terkait:

